HEROIK,,Empat Nelayan Di Aceh Balas Serangan Buaya 6 Meter Pakai Tombak


 Pergumulan tak seimbang di tengah lautan berlangsung dramatis. Teman-teman korban harus bergerak cepat menyelamatkan temannya, sementara mereka juga harus ekstra hati-hati agar tidak melukai temannya sendiri. Konon lagi buaya tak lantas menyerah begitu hujaman tombak mengenai badannya.

Rasa letih bergumul melawan buaya dengan napas terbatas di dalam air terbayar lunas. Berkat keberanian mereka, buaya berhasil dihalau. Binatang buas itu melepaskan Ama Tebi dari mulutnya, setelah ujung tombak mengenai badannya. “Buaya melepaskan. Setelah korban dibantu teman-temannya menggunakan tombak ikan, melawan buaya,” kata Ama Fince tetangga korban di Ujung Sialit, saat dihubungi dari Singkil, Rabu  pagi.

Setelah berhasil diselamatkan, korban yang mengalami luka parah di bagian kepala, wajah dan telinga dibawa pulang ke Ujung Sialit, menggunakan sampan. Di sana Ama Tebi mendapat pertolongan medis dari petugas yang ada di Desa tersebut. “Korban selamat, cuman lukanya parah mulai dari kepala, muka dan telinga,” ujar Ama Fince seperti dilaporkan prohaba.co.

Sebelumnya Taufik anggota DPRK Aceh Singkil, yang pertama kali menginformasikan peristiwa tersebut mengatakan, korban bersama tiga rekannya naik satu perahu menuju perairan sekitar Pulau Matahari. Sampai di lokasi tanpa menggunakan alat bantu pernapasan langsung menyelam mencari ikan. “Korban diterkam buaya saat menyelam tanpa peralatan bersama kawannya,” kata anggota DPRK asal Pulau Banyak Barat tersebut.

Taufik mendesak Pemkab Aceh Singkil, memberikan perhatian serius terhadap keselamatan nelayan di daerahnya. Mengingat nelayan yang menjadi korban terkaman buaya saat mencari nafkah di laut sudah berulang kali terjadi.(R05)